Beberapa efek marah dan cara mengatasinya menurut ahli kedokteran dan agama Islam


  MARAH adalah sifat bawaan yang pasti dimiliki oleh seluruh makhluk ciptaan Tuhan kecuali para malaikat,karena dengannya lah dibedakan antara sifat setan dan malaikat.. adapun manusia ada diantara mereka berdua, terkadang dapat menahan emosi atau bahkan tidak tertahankan dan terluapkan.

  Lantas bagaimana tanggapan kedokteran dalam masalah sifat yang satu ini apabila diluapkan terus menerus? Menurut ilmu kedokteran ada beberapa efek negatif yang disebabkan olehnya yaitu:

1.Sakit Kepala 

Dampak buruknya bagi kesehatan ialah sakit kepala atau disebut pusing,ketika anda marah pembuluh darah di kepala akan berdenyut kencang tak teratur,dan cara terbaik untuk meminimalisir ialah dengan berbaring dan menenangkan pikiran.

2.Gangguan pernapasan

  Ketika seseorang sedang marah secara tidak langsung pernapasannya telah terganggu karena ia merasa tidak tenang dan terus merasa was-was yang tidak karuan,cara meminimalisir nya ialah dengan menenangkan badan atau dengan cara tidur.

3.penyakit jantung dan darah tinggi

  Tentu sangat berbahaya efek tersebut apalagi sang pemarah memiliki penyakit bawaan yang dapat diminimalisir hanya dengan obat-obatan,jadi sebaiknya kalian apabila memiliki penyakit seperti diatas harus pintar-pintar dalam mengontrol emosi kalian

   Setelah mengetahui beberapa macam penyakit yang disebabkan oleh sifat marah,lantas bagaimana agama Islam menanggapi dan bagaimanakah cara meredam amarah tersebut? Berikut selengkapnya:

1 membaca Ta'awudz

  Tentu tidak asing lagi bagi kita apa itu ta'awudz, ta'awudz adalah bacaan seorang hamba untuk berlindung dari berbagai macam godaan syetan, Berikut lafadznya:
"اعوذ بالله من الشيطان الرجيم" (aku berlindung kepada Allah dari syetan yang terkutuk)

2.Diam dan jangan lanjut bicara

  Cara ini merupakan cara yang efektif untuk meredam marah,dapat dilakukan dengan menjauh dari tempat anda meluapkan marah menuju ketempat yang disitu anda dapat menenangkan diri dan beristirahat

3.Segera berwudhu dan ambillah tempat yang rendah ketika anda marah

  Setelah anda berwudhu maka ambillah tempat yang lebih rendah dari posisi anda ketika marah contohnya:anda marah dalam kondisi berdiri,maka sebaiknya anda berwudhu dan mengambil posisi duduk untuk menenangkan diri,begitu pula tatkala anda marah ketika duduk maka sebaiknya mengambil posisi tidur agar dapat menenangkan diri,dan apakah mungkin orang marah dalam keadaan tidur dan ia dalam keadaan sadar? Wallahu a'lam kebanyakan orang apabila ia sedang marah berarti ia dalam keadaan fokus untuk berbicara dan keadaan paling minim seseorang untuk fokus yaitu dengan duduk.
   Mungkin itulah beberapa efek marah dan cara mengatasinya,Semoga bermanfaat:)




1 komentar: